A Gloom to Bloom

Earth.jpg
Source: Noble Lion Prints

Continue reading “A Gloom to Bloom”

Advertisements

SKAM: Sebuah Celoteh

Season 1: Eva – A lover and her endless insecurity.
Season 2: Noora – A feminist and her stolen dignity.
Season 3: Isak – A gay and his self-acceptance journey.
Season 4: Sana – A moslem and her unspoken loyalty.

Tiga minggu yang lalu, aku baru saja menonton sebuah serial televisi asal Norwegia atas saran temanku, Ira. Judul serial itu, sebagaimana tercantum pada judul tulisan ini, adalah ‘SKAM’.

Aku sendiri menamatkan serial empat season ini satu minggu kemudian, dan secara umum, serial ini memberikan banyak kesan bagiku. Baik secara positif maupun negatif. Dan selagi kesan tersebut masih dapat kurasakan, aku berusaha untuk tidak menunda menuliskannya. Aku khawatir jika aku menunda lebih lama, tulisan ini hanya akan mengendap di dalam draf seperti tulisan tentang ’13 Reasons Why’ yang tak kunjung kupublikasikan.

Kemudian, berhubung aku bukan seorang kritikus film, tulisan ini tentu akan jauh sekali dari ulasan-ulasan kredibel yang dapat dengan mudah ditemukan di luar sana yang membahas secara rinci dari segi musikal, sinematografi, psikologi, hingga segi spiritual. Aku pribadi hanya ingin berceloteh perihal kesan yang kudapat selama menikmati serial ini, dan tentu saja, ini akan menjadi sangat subjektif.

Aku juga berusaha sebisa mungkin untuk tidak membocorkan serial ini supaya siapapun dapat membacanya tanpa perlu khawatir akan mengetahui akhir ceritanya. Selamat membaca.

***

Continue reading “SKAM: Sebuah Celoteh”

Tahan Baramu, Tanreren

Ketiga adik laki-lakiku lahir pada bulan Agustus. Iqra’ (almarhum) lahir pada tanggal 31 di tahun 1999, satu tahun setelahnya Tanreren menyapa dunia di tanggal 24, dan lima tahun kemudian Ganesha bergabung di tanggal 10. Aku sendiri lahir di antara adik-adik perempuanku: Arum di bulan November, aku di bulan Desember, Langgam di bulan Januari, dan Mawar di bulan Februari.

Atas kebetulan-kebetulan (yang dipaksakan) itu, sepertinya wajar jika aku lebih dekat dengan adik-adik perempuanku dibandingkan dengan Ganesha dan Tanreren. Namun sebenarnya, dengan Ganesha, aku tidak terlalu jauh juga mengingat ia selalu terbuka tentang segalanya. Mulai dari tugas-tugas sekolah, soal-soal olimpiade, rencana-rencana masa depannya, sampai tips-tips menjadi pengurus OSIS, selalu jadi bahan diskusi kami setiap bertemu.

Sementara dengan Tanreren, hanya waktu yang bisa menjawab pertanyaan kapan kami akan saling memahami. Dalam banyak hal, Tanreren adalah antitesisku. Ia pecinta kopi, sedangkan aku, minum kopi sedikit saja jantung sudah berdebar tak keruan. Ia seorang gamer, sementara aku, tertarik bermain game saja tidak. Ia merokok, aku tidak (tapi penasaran). Ia suka kebut-kebutan, sementara aku tidak pernah menembus 70 km/jam. Ia senang olahraga khususnya skateboard, aku boro-boro. Dan masih banyak daftar perbedaan di antara kami yang tidak akan habis diceritakan. Poinnya adalah, lantaran perbedaan-perbedaan itu, memahaminya membutuhkan usaha yang sedikit lebih ekstra.

***

Continue reading “Tahan Baramu, Tanreren”

Future Leader Summit 2017 – Hari Kedua

Tulisan ini merupakan lanjutan dari cerita sebelumnya yang memang direncanakan sebagai sebuah catatan untuk merekam perjalanan hidup. Sejak blog ini dibuat, sudah banyak kegiatan intra maupun ekstra kampus yang kuikuti namun hanya kusimpan dalam memori. Dan setiap mengingatnya, aku cukup menyesal karena tidak pernah menuliskannya di sini untuk sekadar berbagi.

Maka, dimulai dari awal semester ini, tekadku sudah bulat untuk bercerita setiap kali diberi kesempatan mengikuti kegiatan-kegiatan seperti tahun-tahun sebelumnya. FLS 2017 adalah yang pertama kuceritakan. Selanjutnya akan menyusul ASEAN Student Forum dan YOUCAN Global Heroes India, dan semoga kegiatan-kegiatan lainnya yang sedang ditunggu-tunggu pengumumannya ikut menyusul juga.

Sebagian besar elemen dalam tulisan ini merupakan cerita. Sehingga, bagi siapapun yang lebih tertarik untuk membaca ulasan saja, silakan langsung menuju ke bagian paling bawah dari tulisan ini. Selamat membaca.

Continue reading “Future Leader Summit 2017 – Hari Kedua”