Tidak Perlu

Terlalu dini kurasa
untuk mendefinisikannya

Sebagai suka
sementara jiwa terguncang menyesap aroma tubuhnya
degup tak berirama membayangkan rengkuhan peluknya
dan batin tersiksa tak mampu mencium keningnya

Atau sebagai cinta
sementara hati mengaku bersalah telah menyimpan rasa
dan asa tak lagi ada
karena getar kehadirannya membuyarkan logika

Atau bahkan hawa nafsu belaka
meski yang diharap hanyalah sesederhana tawanya
meski tersiksa menyadari diri bukan alasannya
untuk bahagia

Atas dasar apa
manusia (mampu) mendefinisikan getar dalam hatinya

Tak bisakah ia mengalir tanpa jeda
kemanapun takdir menyeretnya
‘tuk bermuara
tanpa prasangka?

Surabaya, 20 September 2014
Dalam perjalanan menuju utuh

Advertisements