Kerdil

Semakin sering aku belajar, semakin banyak aku tahu, semakin luas wawasan dan pengalamanku, semakin banyak orang yang singgah dalam perjalanan hidup, di saat yang sama aku semakin merasa kerdil atas semuanya. Semakin aku merasa tidak ada apa-apanya dan jauh tertinggal dibanding yang lain.

Namun di saat yang sama pula, aku semakin terpacu. Bukan untuk menjadi lebih superior atas yang lain, bukan juga untuk berkompetisi dalam parameter semu yang hanya dirasa diri sendiri. Melainkan terpacu untuk mempertahankan pandangan positif atas setiap potensi orang lain, terus memupuk potensi diri, dan mencoba perlahan menghilangkan perasaan kerdil atas diri.

Karena perasaan rendah yang berlebihan tentu tidak akan mengantarku maju kemanapun.

Advertisements