Merenung Sekali Lagi

“Aku sering diberitahu bahwa ketidakpercayaanku ini memastikan diriku kehilangan surga dan berakhir di neraka. Tapi surganya siapa? Nerakanya siapa?

Aku sering diberitahu bahwa untuk berjaga-jaga, sebaiknya aku percaya Tuhan saja, karena toh aku tidak rugi apa-apa. Tapi Tuhan yang mana?

Dengan pilihan sebanyak itu, bukankah lebih besar kemungkinannya aku salah pilih? Tidakkah lebih baik aku bertaruh tak ada Tuhan ketimbang bertaruh pada Tuhan yang salah?

Kau bilang padaku, “Bagaimana kalau kau yang salah?” Tapi bagaimana kalau kau yang salah?

Sebenarnya, kau sudah tahu bagaimana rasanya tidak percaya pada semua Tuhan kecuali Tuhanmu sendiri. Bagimu, jelas bahwa para penganut agama lain itu keliru, tersesat, atau tertipu. Tapi mereka berpikir yang sama juga tentangmu.”

Dikutip dari video “Dear Believer: Why Do You Believe?” terjemahan Indonesia (link video asli: http://www.youtube.com/watch?v=xl_TrvIIcBY)

Advertisements