Selepas Surga

/i/

pada mulanya surga
dan untuk kesekian kalinya, dunia.

konon sebentang padang mempertemukan orang tua kita untuk kedua kalinya. ayah yang tengah lelah melihat ibu serupa anggur: sebuah alasan mengapa menunggu itu memabukkan dan alasan lain mengapa ia tak perlu berpaling kepada yang liyan.

sayang, ayah kita terlambat menyadarinya.

ibu begitu bungah melihat ayah. di matanya, ayah adalah buah terlarang yang terakhir kali dilumatnya. sebutir biji yang bergetar di balik leher ayah mengingatkan ibu bahwa ia masihlah orang yang sama: pria yang memikul dosa bersamanya.

dedaunan gugur, ibu siap terusir untuk kali kedua.

Continue reading “Selepas Surga”

Advertisements