Puisi-puisi Oktober

1/ pulang ke tanganmu

aku ingin terlelap di atas lekuk tanganmu dan terbaca selamanya sebagai masa depanmu. berayun ke depan dan belakang mengikuti ke mana angin membawamu pulang. air matamu akan menari bersamaku dan detak di dadamu kelak mengiringi tiap kali kau memeluk dirimu sendiri.

aku ingin terbangun di balik lekuk merah jambu di bawah hidungmu. berjalan ke depan dan belakang mengelilingi jejak wangi tubuhku. sebelum lelah, matamu akan mengajakku singgah dan bersama air mata, aku kelak diantar pulang ke rumah.

kembali, ke telapak tanganmu.

Continue reading “Puisi-puisi Oktober”

Advertisements